Home / Liturgi / Sabtu, 25 Maret 2017: Hari Raya Kabar Sukacita

Sabtu, 25 Maret 2017: Hari Raya Kabar Sukacita

Sembilan bulan sebelum perayaan kelahiran Yesus, kita merayakan penjelmaan-Nya, yakni pada tanggal 25 Maret. Menurut Penginjil Lukas, Malaikat Gabriel menyampaikan Kabar Gembir kepada Maria, yakni Maria ditentukan untuk melahirkan Putra Allah. Dengan pasrah dan percaya akan Allah, Maria menjawab “Terjadilah padaku menurut perkataanmu”. Maka, atas kuasa Roh Kudus ia mengandung Putra Allah. Kita memuji Allah, yang telah berkenan mengutus Putra-Nya ke dunia, lahir sebagai manusia biasa. Kita bersyukur kepada Allah atas Maria yang begitu rendah hati dan bersedia menjalani peran khusus dalam karya keselamatan Allah bagi seluruh umat manusia.

Antifon Pembukaan Ibr 10:5-7

* Ketika masuk ke dunia ini Kristus bersabda,
“Aku datang, ya Allah, untuk melakukan kehendak-Mu.”

Kata Pengantar

Tuhan selalu menghormati kebebasan manusia. Kehendak-Nya tak pernah dipaksakan kepada kita. Kehendak itu diantarkan-Nya sebagai undangan, bukan perintah. Kita bebas menerimanya, tetapi bebas pula untuk menolaknya. Bahkan kedatangan Putera-Nya di dunia sebagai Penebus diserahkan kepada kesanggupan Bunda Maria. Pesan cinta kasih dan keselamatan pun sampai kini masih berupa tawaran kepada kita. Semoga kita selalu terbuka untuk menanggapi tawaran Tuhan.

Seruan Tobat

Tuhan Yesus Kristus, Sabda kekal yang menjelma, Engkau telah memilih Bunda Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda. Bebaskanlah kami dari noda dosa.
Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan Yesus Kristus, Penebus dunia, melalui Malaikat Gabriel Engkau minta
kesediaan Bunda Maria untuk menerima Engkau di dalam rahimnya. Buatlah hati kami pantas menerima Engkau.
Kristus, kasihanilah kami.

Tuhan Yesus Kristus, Allah Putera, melalui Bunda Maria Engkau menjadi manusia untuk mencurahkan rahmat ilahi kepada kami. Curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa yang kekal dan kuasa,
Engkau telah bersabda, maka jadilah:
Putera-Mu telah menjelma menjadi manusia
dalam diri Bunda Maria,
wanita yang terpuji di antara wanita.
Kami mengimani Dia sebagai Penyelamat kami,
sebagai sungguh Allah sungguh manusia.
Kami mohon dengan rendah hati
semoga hidup kami ini selanjutnya ditandai
oleh hidup ilahi Yesus Kristus, Putera-Mu,
Tuhan dan pengantara kami,….

Bacaan Pertama — Yesaya 7:10-14; 8:10
Keluarga raja menghadapi perpecahan. Putera mahkota tidak ada. Maka terancam kepunahan. Dalam situasi demikian Raja Akhas hanya percaya pada persekutuan militer. Tetapi Tuhan memberikan suatu tanda: kelahiran seorang putera, ahli waris tahtanya. Ini merupakan ajakan untuk percaya, “Kalau tidak percaya, engkau takkan mampu bertahan” (Yes 1:9b). Seluruh nubuat ini menunjukkan bahwa di belakang yang nyata, tersembunyi rencana ilahi yang mulai mekar.

Seorang perempuan muda akan mengandung.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Tuhan berfirman kepada Raja Ahas, “Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.” Tetapi Ahas menjawab, “Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!” Lalu berkatalah Nabi Yesaya, “Baiklah! Dengarkanlah, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Imanuel, artinya: Allah menyertai kita.”

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN — Mazmur 40:7-8a.8b-9.10.11, Ref:8a.9a

Ref. Ya Tuhan, aku datang melakukan kehendak-Mu.

Mazmur
Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut, lalu aku berkata, “Lihatlah, Tuhan, aku datang!”

Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: “Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.”

Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.

Keadilan-Mu tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan dan keselamatan-Mu kubicarakan, kasih dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan, tapi kuwartakan kepada jemaat yang besar.

Bacaan Kedua — Ibrani 10:4-10
Surat kepada umat Ibrani memperlihatkan Yesus sebagai Imam Agung yang sempurna. Dengan patuh setia Ia berkurban sebagai imam dan kurban sekaligus. Ia mematuhi kehendak Bapa-Nya dan melaksanakan apa yang dinubuatkan oleh Mazmur 39. Misteri penjelmaan dihubungkan langsung dengan misteri penebusan. Kalau kita patuh setia akan Sabda Allah, kita ikut serta dalam kurban Kristus.

“Lihatlah Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.

Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani:
Saudara-saudara, tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki. Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau juga tidak berkenan. Maka Aku berkata: Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allahku.” Jadi mula-mula Ia berkata, “Engkau tidak menghendaki kurban dan persembahan; Engkau tidak berkenan akan kurban bakaran dan kurban penghapus dosa — meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat. — Dan kemudian Ia berkata, “Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Jadi yang pertama telah Ia hapuskan untuk menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL –Yohanes 1:14ab

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.
U: Alleluya.

Bacaan Injil — Lukas 1:26-38
Hanya Tuhanlah yang dapat membuat kediaman yang pantas. Hanya Rohlah yang dapat melakukan itu. Dialah yang menjelmakan Sabda Allah di tengah-tengah manusia. Saat penantian yang panjang memuncak pada diri Bunda Maria. Dialah yang pertama-tama dengan kesediaannya memberanikan diri bertemu dengan Kristus. Kehadiran Allah di tengah manusia terjamin pada diri Kristus, Putera Allah dan Putera Bunda Maria.

Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Dalam bulan yang keenam Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Kata Maria kepada malaikat itu, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku tidak bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya, “Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Demikianlah Injil Tuhan!
Terpujilah Kristus

Doa Umat

Santa Perawan Maria telah menyambut penjelmaan Allah Putera dengan penuh iman dan suka cita. Marilah kita memanjatkan doa bersama kepada Bapa di surga dengan perantaraan Putera beserta Ibunda-Nya:

Bagi Gereja dewasa ini:
Ya Yesus, bimbinglah agar Gereja tidak gentar melanjutkan perutusannya membawa Kabar Baik kepada seluruh dunia demi keselamatan semua manusiadi bawah lindungan Bunda Maria dengan mantap.
Marilah kita mohon,…

Bagi pemimpin dunia:
Ya Yesus, bantulah para pemimpin dunia agar mereka meratakan jalan bagi cinta kasih dan perdamaian, kerukunan dan persatuan, keadilan dan kesejahteraan yang akan Kauberikan kepada dunia. Marilah kita mohon,…

Bagi semua keluarga:
Ya Yesus, dengan pertolongan Santa Perawan Maria, bantulah keluarga-keluarga untuk belajar mempercayai janji Tuhan dan menemukan keindahan hidup kristiani.
Marilah kita mohon, …

Bagi kita sendiri:
Ya Yesus, berkat kesaksian Santa Perawan Maria, bantulah kami semua agar menjadi pengikut-Mu yang setia, denan membaktikan hidup kami penuh syukur kepada Allah.
Marilah kita mohon, …

Allah Bapa yang mahakuasa dan maha pengasih,
Putera-Mu telah menjelma menjadi manusia
berkat kesediaan Bunda Maria untuk menjadi Bunda-Nya,
Semoga kami pun berkat doa restu Bunda tercinta
selalu membuka hati terhadap rahmat-Mu.
Demi Kristus,…

Doa Persembahan

Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal.
dengan penjelmaan Putera-Mu yang tunggal,
yaitu misteri penyelamatan yang kami rayakan hari ini,
mulailah Gereja-Mu terbentuk.
Terimalah kiranya persembahan roti dan anggur
yang diunjukkan Gereja-Mu ini.
Demi Kristus,….

Prefasi

Tuhan beserta kita.
Sekarang dan selama-lamanya.

Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
Sudah kami arahkan.

Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
Sudah layak dan sepantasnya.

Sungguh layak dan sepantasnya,
ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa,

bahwa di mana pun juga
kami senantiasa bersyukur kepada-Mu
dengan perantaraan Kristus, Tuhan kami.

Sebab penjelmaan-Nya sebagai manusia
atas kuasa Roh Kudus untuk menebus kami,
telah diwartakan oleh utusan surgawi
dan disambut oleh Santa Perawan Maria
dengan penuh penyerahan dan kepercayaan.

Maka Putera Allah telah dikandungnya
dengan kasih sayang.
Dengan demikian telah ditepati
janji bagi umat Israel,
dan dipenuhi kerinduan para bangsa.
Demi Kristus itu pun
para malaikat bersujud di hadapan-Mu
dan bersuka ria sepanjang segala masa.
Kami pun berharap akan Kauperkenankan
menggabungkan suara dan turut memuji-Mu
sambil berseru/bernyanyi:

Kudus, kudus, …

Antifon Komuni Yes 7:14

* Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan.
Anaknya akan diberi nama: Imanuel,
artinya: Allah beserta kita.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal,
teguhkanlah di dalam diri kami iman kepercayaan,
yang kami akui dengan bangga,
bahwa Putera-Mu yang dikandung dan dilahirkan
oleh Santa Perawan Maria,
sungguh Allah dan sungguh manusia.
Semoga berkat daya kebangkitan Putera-Mu itu
kami akhirnya memperoleh kebahagiaan kekal.
Sebab Dialah Tuhan ….

Renungan Hari ini: Ketaatan Iman (Renungan Sabtu, 25 Maret 2017: Hari Raya Kabar Sukacita Oleh Fr. Benediktus Bagus Hanggoro K.)… Klik disini!!

About

Check Also

Ekaristi Jumat, 9 November 2018: Pemberkatan Gereja Basilika Lateran

Hari ini dirayakan pesta pemberkatan Gereja Basilika di Lateran, Roma. Gedung gereja ini dipersembahkan kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *