Home / Berita / Dukacita Pembawa Sukacita (Renungan RABU, 28 Desember 2016: Pesta Kanak-kanak Suci Oleh Fr. Komes)

Dukacita Pembawa Sukacita (Renungan RABU, 28 Desember 2016: Pesta Kanak-kanak Suci Oleh Fr. Komes)

Rabu, 28 Desember 2016
Pesta Kanak-Kanak Suci (M)
1 Yoh. 1:5-2;2 ; Mzm. 124:2-3,4-5,7b-8 ;
Mat. 2:13-18 ; BcO Kel. 1:8-16,22

Dukacita Pembawa Sukacita

Masa Natal memang adalah masa untuk berbagi sukacita. Kelahiran bayi Yesus sungguh membawa sukacita hingga 3 majus pun datang untuk menemui bayi Yesus. Akan tetapi, sukacita itu harus ditebus lewat darah dan tangisan, kematian anak-anak tak berdosa di Betlehem.

Herodes adalah aktor utama di balik peristiwa pembantaian kanak-kanak suci di Betlehem. Tidak ada orang yang lebih bersedih selain para ibu yang kehilangan anak-anak mereka. Kanak-kanak itu belum tahu apa-apa tetapi mereka di bunuh demi terselamatnya bayi Yesus pada waktu itu. Lewat peristiwa dukacita itu, sukacita Allah yang kemudian akhirnya tampak ke dunia.

Saudara-i terkasih,

Manusia tidak akan pernah terlepas dari rasa dukacita. Kehadiran Allah sebagai seorang bayi di palungan lah yang kelak akan merubah dukacita itu menjadi sukacita yang abadi. Tuhan tidak akan meninggalkan kita umat-Nya. Seperti pelangi sehabis hujan, begitu pula lah sukacita dari-Nya akan tampak setelah tangis dan luka.

Kanak-kanak suci yang pada hari ini kita kenang telah mengorbankan nyawa demi terselamatnya bayi Yesus. Kemurnian kanak-kanak itu dan pengorbanannya layak menjadi teladan bagi kita umat Kristiani di masa natal ini.

Pada masa natal ini, kita juga diajak untuk berbagi sukacita kepada mereka yang menderita. Begitu banyak orang-orang yang terpinggirkan dan menderita seperti yang dirasakan para ibu yang kehilangan anak mereka di Betlehem.

Sebagai umat Kristiani, kita tidak oleh larut dalam euforia natal saja. Kita tidak boleh lupa akan pengorbanan kanak-kanak suci di Betlehem. Biarlah dukacita itu membawa sukacita. Jadikanlah masa natal ini sebagai masa untuk berbagi sukacita kepada siapa saja.

Tuhan Yesus Kristus, kami pun sering mengalami tangis dan luka. Kami percaya, lewat keahiranMu ke dunia ini, Engkau pun akan menampakkan kemulianMu dan mengubah dukacita kami menjadi sukacita di dalam Engkau. Amin. (Fr. Komes)

Liturgi Hari ini: RABU, 28 Desember 2016: Pesta Kanak-kanak Suci…. Klik di Sini!!

About

Check Also

Ekaristi Kamis Putih, 18 April 2019

Menghayati hidup dalam Ekaristi Dalam perayaan hari ulang tahun entah kelahiran, entah perkawinan, entah apa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *