Dekrit tentang Pembasuhan Kaki

Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen telah mengeluarkan dekrit yang menetapkan bahwa mulai sekarang, orang-orang yang dipilih untuk pembasukan kaki dalam liturgi Kamis Putih bisa dari semua umat Allah, bukan hanya laki-laki. Hal dinyatakan dalam dekrit “IN MISSA IN CENA DOMINI” yang dikeluarkan ditetapkan oleh Kardinal Robert Sarah, Prefek Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen, pada pesta Penampakan Tuhan 6 Januari 2016.

Sekitar setahun sebelumnya, Paus Fransiskus mengirimkan surat kepada Kardinal Robert Sarah, 20 Desember 2014, yang menungkapkan refleksinya tentang perayaan Kamis Putih, khususnya pembasuhan kaki, “hendaknya menampakkan secara penuh apa yang dilakukan oleh Kristus di ruang Perjamuan Terakhir, yakni pemberian diri-Nya demi keselamatan dunia, kasih-Nya yang tanpa batas”.

Merujuk pada surat Paus Fransiskus tersebut, maka dalam dekrit tersebut dituliskan “Dalam melaksanakan ritus ini, para uskup dan para imam diundang untuk menyatukan diri secara erat dengan Kristus yang ‘datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani’ (Mat 20:28)dan, didorong oleh cinta ‘sampai akhir’ (Yoh 13:1), memberikan hidupnya untuk keselamatan seluruh umat manusia.
Untuk menyatakan makna sepenuhnya ritus ini kepada orang-orang yang berperanserta di dalamnya, tampaknya baik seturut Bapa Suci Fransiskus untuk mengubah peraturan dalam Misale Romawi (hal. 300, No. 11): “Para pria yang dipilih yang diikutsertakan oleh para imam”, harus diubah dalam bentuk sebagai berikut: “Mereka yang dipilih dari antara umat Allah yang diikutsertakan oleh para imam” (dan akibatnya dalam Caeremoniale Episcoporum No. 301 dan No. 299 b: “kursi untuk orang-orang yang dipilih), sehingga para pastor bisa memilih sekelompok umat beriman yang mewakili keragaman dan kesatuan dari setiap bagian umat Allah. Kelompok ini bisa terdiri dari pria dan wanita, baik muda maupun tua, yang sehat dan yang sakit, klerus, kaum hidup bakti dan umat awam.

Bila dalam dekrit Maxima Redemptionis nostrae mysteria (30 novembre 1955), disebutkan bahwa dua belas pria, maka dalam dekrit yang dipublikasikan pada tanggal 21 Januari 2016 ini disebutkan pria dan wanita namun jumlahnya tidak disebutkan melainkan kelompok atau group.

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply