RABU PEKAN PASKAH V, 27 April 2016

Antifon Pembukaan – Mazmur 70:8.23

 Semoga mulutku bernyanyi dan memuji Engkau,
dan bibirku bersorak bermadah kepada-Mu. Alleluya.

Pengantar

Daya hidup Gereja harus datang dari Tuhan dan hubungan kita dengan Dia. “Sebab lepas daripada-Ku, kamu tak mampu berbuat sesuatu,” kata Yesus. Benarkah kita bersatu dengan Tuhan? Apakah iman kita hanya menyentuh yang lahiriah dan adat kebiasaan saja? Ataukah didukung persatuan hidup dengan Yesus?

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa maha penyayang,
kebun anggur hasil karya tangan-Mu
selalu Kausayangi dan Kaupelihara.
Kami mohon,
semoga kami, tanaman anggur beraneka macam ini,
Kauserapi daya hidup Sang Anggur asli,
agar dapat menyerupai Putra sulung segala ciptaan-Mu,
ialah Yesus Kristus, ….

Bacaan Pertama – Kisah Para Rasul 15:1-6
Inti pembicaraan di Konsili Yerusalem ialah: Sunat itu diharuskan atau tidak bagi orang bukan Yahudi? Haruskah orang menjadi Yahudi dulu sebelum mengikuti Kristus? Apakah agama baru ini tetap terikat pada tradisi Yahudi, ataukah umum “katolik” bagi setiap bangsa?

“Paulus dan Barnabas pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal-soal yang timbul di tengah jemaat.”

Pembacaan dari Kisah Para Rasul:
Sekali peristiwa, beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ. “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat-istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.” Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu.

Mereka diantarkan oleh jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceritakan pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ. Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan oleh rasul-rasul serta penatua-penatua, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka.

Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata, “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.” Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 122:1-2.3-4a.4b-5

Ref: Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan sukacita!
Atau: Alleluya.

Mazmur:
 Aku bersukacita, ketika orang berkata kepadaku,
“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”
Sekarang kaki kami berdiri
di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.

 Hai Yerusalem, yang telah didirikan
sebagai kota yang bersambung rapat,
kepadamu suku-suku berziarah,
yakni suku-suku Tuhan.

 Untuk bersyukur kepada nama Tuhan
sesuai dengan peraturan bagi Israel.
Sebab di Yerusalemlah ditaruh kursi-kursi pengadilan,
kursi-kursi milik keluarga Raja Daud.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 15:4a.5b

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu, sabda Tuhan.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku, ia berbuah banyak.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Yohanes 15:1-8
Kutipan ini membantu menjawab pokok persoalan dalam bacaan pertama. Mengikuti Kristus berarti ditempelkan pada pohon anggur asli, yaitu Kristus. Kristus bersatu dengan kita dan kita bersatu dengan Dia. Sunat, warna kulit, kebudayaan, bukan soal. Hanya iman akan Kristus yang diperlukan, lainnya tidak mutlak perlu.

Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa, pemilik dan penanam kebun anggur,
berilah kami sukacita
setiap kali kami minum buah anggur kudus,
yang merupakan berkat bagi kami.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni

 Tuhan telah bangkit dan menerangi kita yang ditebus dengan darah-Nya. Alleluya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa sumber kehidupan abadi,
recikilah kami dengan embun Roh-Mu,
agar dapat menghasilkan buah melimpah,
buah cinta kasih dan kesetiaan,
kedamaian dan kejujuran.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply