SABTU BIASA X, 17 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 103:1-2

 Pujilah Tuhan, hai hatiku!
Pujilah nama-Nya yang kudus, hai seluruh batinku!
Pujilah Tuhan, hai hatiku!
Janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya.

Pengantar

Allah tidak menghitung-hitung kesalahan orang. Ia tidak mengungkit-ungkit lagi. Warta perdamaian ini diberikanYesus kepada para pengikut-Nya. Maka penciptaan baru menjadi suatu kemungkinan. Itulah pertama Injil. Segala keterangan dan penjelasan untuk mendorong, tidak berarti.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahakuasa,
Engkau menghendaki melahirkan baru ciptaan-Mu
dengan perantaraan Yesus, Adam Baru.
Kami mohon, semoga napas kehidupan-Nya
menjiwai kami dalam pengabdian,
agar kami menyerupai Dia,
yaitu Putra-Mu dan Saudara kami, yang, ….

Bacaan Pertama – II Korintus 5:14-21
Bagi Paulus Kristuslah daya kegiatan merasulnya. Dan merasul berarti melayani sabda yang meredakan amarah Allah dan menjadikan kita manusia baru dalam Kristus.

“Dia yang tidak mengenal dosa, telah dibuat-Nya menjadi dosa bagi kita.”

Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:
Saudara-saudara, kasih Kristus menguasai kami. Sebab kami mengerti bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka semua orang telah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, agar mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, melainkan untuk Dia yang telah mati dan dibangkitkan bagi mereka.

Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang pun seturut ukuran manusia, dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi barangsiapa ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru. Yang lama telah berlalu, dan sungguh, yang baru sudah datang.

Semuanya ini datang dari Allah yang telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dengan perantaraan Kristus, dan yang telah mempercayakan pelayanan perdamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus tanpa memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

Jadi kami ini utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kalian dengan perantaraan kami. Maka dalam nama Kristus kami meminta kepada kalian: berilah dirimu didamaikan dengan Allah! Kristus yang tidak mengenal dosa, telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, agar dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 103:1-2.3-4.8-9. 11-12

Refren: Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Mazmur:
 Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Pujilah Tuhan, hai jiwaku,
janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya!

 Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu,
dan menyembuhkan segala penyakitmu!
Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur,
dan memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat!

 Tuhan adalah pengasih dan penyayang,
panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
Tidak terus-menerus Ia murka,
dan tidak untuk selamanya Ia mendendam.

 Setinggi langit dari bumi,
demikianlah besarnya kasih setia Tuhan
atas orang-orang yang takut akan Dia!

BAIT PENGANTAR INJIL Mzm 119:36a.29b

S: Alleluya.
U: Alleluya.
S: Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu,
dan karuniakanlah hukum-Mu kepadaku
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 5:33-37
Sumpah itu termasuk mengungkapkan keinginan mau menggunakan yang ilahi, yang suci untuk kepentingan diri sendiri. Profanasi yang demikian itu tidak disetujui Yesus.

“Aku berkata kepadamu, jangan sekali-kali bersumpah.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Kalian telah mendengar apa yang disabdakan kepada nenek moyang kita, ‘Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di hadapan Tuhan.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Jangan sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Agung. Jangan pula bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.

Jika ya, hendaklah kalian katakan: ya, jika tidak, hendaklah kalian katakan: tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa maharahim,
dengan roti anggur ini semoga kami Kauteguhkan
dalam semangat Roh-Mu.
Lahirkanlah kembali kami
dan semoga mereda amarah-Mu kepada kami
berkat perjanjian yang baru.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Mazmur 103:11-12

 Setinggi langit dari bumi, demikian besar kasih setia Tuhan
atas orang-orang yang takwa kepada-Nya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih,
kami mohon diberi keberanian
untuk menjawab sabda-Mu
melalui Yesus, Hamba-Mu yang setia.
Semoga hidup kami mewartakan cinta kasih-Mu kepada kami.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply