“Belajar Memaafkan”(Renungan, 15 Juni 2017)

Kamis, 15 Juni 2017
Hari Biasa (H)
2Kor 3:15- 4:1,3-6 ; Mat 5:20-26

“Belajar Memaafkan”

Seorang murid bertanya pada gurunya, “Guru, apa yang harus kulakukan agar aku tidak memiliki musuh?” Guru itu pun tersenyum dan menjawab muridnya, “Ada 4 caranya. Pertama, belajarlah memaafkan. Kedua, belajarlah merelakan. Ketiga, belajarlah bersabar. Dan yang keempat, belajarlah lebih mencintai…”
Muridnya pun mengerti maksud sang Guru…

Saudara-i terkasih,
Perikop Injil hari ini masih merupakan kelanjutan dari perikop Injil kemarin, yang merupakan bagian dari Kotbah Di Bukit. Yesus mengajarkan para murid untuk berdamai dengan sesama. Para murid tidak bisa hanya menghindari pembunuhan saja, tetapi juga harus menghapus kemarahan dan cacian yang bisa menyebabkan pembunuhan. Untuk itu, para murid diajak berdamai sebelum mempersembahkan korban kepada Allah.

Pada masa sekarang ini, banyak orang yang mudah terpancing amarahnya dengan berita-berita hoax yang ada di media masa. Tidak jarang juga terjadi keselisihan paham yang berakibat pada kerusuhan dan demo besar-besaran. Orang-orang menjadi mudah untuk marah.
Sebagai seorang Kristiani, kita diajarkan untuk mampu memaafkan lebih dari yang lain. Yesus telah menunjukkannya dengan memaafkan orang-orang yang menyiksa-Nya pada peristiwa salib. Yesus menjadi tokoh pembawa damai bagi dunia. Untuk itulah kita mesti melanjutkan karya Yesus itu di dunia, membawa damai ke tengah-tengah masyarakat kita.
Amarah dan dendam adalah akar dari pembunuhan dan tindak kekerasan. Kita mesti belajar untuk menahan amarah dan memaafkan siapa saja, seperti Tuhan yang senantiasa membuka pintu maaf bagi para pendosa.

Kekerasan bukanlah jalan untuk menyelesaikan persoalan. Yesus telah menunjuk kepada kita bagaimana siksa dibalas-Nya dengan cinta. Bila sampai saat ini kita masih memendam amarah kepada orang lain, bersegera lah berdamai agar kita dapat menyambut kasih yang ditawarkan Yesus dengan perasaan yang tenang dan damai.

Tuhan Yesus Kristus, ajari lah kami untuk selalu memaafkan mereka yang menyakiti kami, seperti Engkau yang senantiasa mengampuni kami yang berdosa ini. Amin…(Fr. Komes)

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply