JUMAT BIASA XIII, 7 Juli 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 106:1

 Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!
Kekal abadi kasih setianya.

Pengantar

‘Aku datang bukannya untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.’ Demikianlah tercatat dalam Injil hari ini. Maka Yesus memilih Matius dari antara para pemungut cukai menjadi murid-Nya. Dan ia makan besama orang-orang berdosa. Sedangkan kita cenderung mengucikan mereka, karena mau mempertahankan martabat dan harga diri kita. Kecenderungan semacam itu membuat kita buta. Sebab kita pun mempunyai kelemahan dan kesalahan. Namun, kita diikutsertakan dalam rencana-rencana Allah.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa maha penyayang,
Engkau membuka pintu kerajaan surga
Bagi para pemungut cukai dan orang berdosa.
Kami mohon dengan rendah hati, semoga kami mengakui
Bahwa hanya rahmat-Mulah yang mampu menghidupi kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami,
Yang ….

Bacaan Pertama – Kejadian 23:1-4.19; 24:1-8.62-67
Riwayat hidup Abraham masih dilanjutkan dalam dua peristiwa: Sara meninggal dan dimakamkan di tanah terjanji dan Ishak putranya menikah dengan Ribka, yang masih termasuk keluarga sendiri.

Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Sara, Isteri Abraham, hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya. Kemudian Sara meninggal di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan. Lalu Abraham datang meratapi dan menangisinya.

Sesudah itu Abraham bangkit dan meninggalkan jenazah isterinya, lalu berkata kepada orang-orang Het, “Aku ini orang asing dan pendatang di antaramu. Berikanlah kiranya kepadaku sebuah di tanahmu ini, supaya aku dapat mengantarkan dan menguburkan isteriku yang telah meninggal.” Sesudah itu Abraham menguburkan Sara, isterinya, di dalam gua di ladang Makhpela, di sebelah timur Mamre, yaitu Hebron di tanah Kanaan.

Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati Tuhan dalam segala hal. Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang diberi kuasa atas segala miliknya, katanya: “Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku,
supaya aku mengambil sumpahmu. Demi Tuhan, Allah yang empunya langit maupun bumi, janganlah engkau mengambil seorang isteri bagi anakku dari antara wanita negeri Kanaan tempat aku tinggal ini. Tetapi engkau harus pergi ke negeriku, kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.” Lalu berkatalah hamba itu kepadanya, “Mungkin wanita itu tidak suka mengikuti aku ke negeri ini? Haruskah aku membawa anakmu ke negeri asal Tuanku itu?” Abraham lalu berkata, “Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana! Tuhan, Allah yang empunya langit, telah memanggil aku dari rumah ayahku dan dari negeri sanak saudaraku. Ia telah bersabda dan bersumpah kepadaku, ‘Negeri ini akan Kuberikan kepada keturunanmu.’ Dialah yang akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku. Tetapi jika wanita itu tidak mau mengikuti engkau, maka bebaslah engkau dari sumpahmu kepadaku ini. Hanya saja, janganlah anakku itu kaubawa kembali ke sana.”

Beberapa waktu kemudian Ishak datang dari arah sumur Lakhai-Roi; ia tinggal di Tanah Negeb. Menjelang senja Ishak keluar untuk berjalan-jalan di padang. Ia melayangkan pandangannya, dan melihat ada unta-unta datang mendekat. Itulah hamba Abraham yang kembali dari negeri tuannya dan membawa serta Ribka, calon isteri Ishak. Ribka juga melayangkan pandangannya dan melihat Ishak. Segera Ribka turun dari untanya dan bertanya kepada hamba Abraham, “Siapakah orang yang berjalan di padang menuju kita itu?” Jawab hamba itu, “Dialah tuanku.” Lalu Ribka mengenakan telekungnya dan menyelubungi diri.

Kemudian hamba itu menceritakan kepada Ishak segala yang dilakukannya. Maka Ishak mengantar Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintai Ribka, sehingga ia terhibur atas kematian ibunya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 106:1-2.3-4a.4b-5

Ref. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!

Mazmur:

 Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!
Kekal abadi kasih setia-Nya.
Siapakah yang dapat memberitahukan keperkasaan Tuhan,
dan memperdengarkan segala pujian kepada-Nya?

 Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum,
yang melakukan keadilan di segala saat!
Ingatlah akan daku, ya Tuhan,
demi kemurahan-Mu, terhadap umat.

 Perhatikanlah aku, demi keselamatan yang datang dari pada-Mu,
supaya aku melihat kebahagiaan orang-orang pilihan-Mu,
supaya aku bersukacita dalam sukacita umat-Mu,
dan supaya aku bermegah bersama milik pusaka-Mu.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Datanglah pada-ku, kalian yang letih dan berbeban berat,
maka Aku akan membuat kalian lega
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 9:9-13
Yesus memilih para murid bukan hanya dari kalangan kaum sederhana ataupun para pemikir, tetapi juga dari kalangan orang-orang berdosa. Bahkan, atas permohonan Matius ia berkenan datang di rumahnya dan bersantap bersama orang-orang berdosa. Yang demikian iyu merupakan tantangan bagi kaum Farisi. Barangsiapa merasa dirinya sudah saleh, dan tidak memerlukan pertobatan, tidak dipanggil masuk ke dalam kerajaan Allah.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Pada suatu hari Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.” Matius segera berdiri dan mengikuti Yesus.

Kemudian, ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa, makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Melihat itu orang-orang Farisi berkata kepada murid-murid Yesus, “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, melainkan orang sakit. Maka pelajarilah arti sabda ini, ‘Aku menginginkan belas kasihan, bukan persembahan.’ Aku datang bukannya untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa Raja mahamulia,
Panggilah kiranya kami ikut dalam perjamuan
Dan limpahkanlah pengampunan dosa-dosa kami
Berkat roti anggur ini.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Mazmur 106:3

 Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum,
Yang setiap saat melakukan keadilan.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa mahabaik,
Putra-Mu telah Kauutus mendatangi kami,
Guna menyembuhkan kami dari dosa
Dan menuntun kami di jalan-Mu.
Semoga kami siap sedia mengabdi
Demi kebahagiaan dan keselamatan sesama
Dan karenanya kerajaan-mu semakin berkembang.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply