Jumat Pekan Biasa XXXIII, 20 November 2015

Antifon Pembukaan – I Tawarikh 29:11

 Engkaulah Tuhan, luhur dan perkasa, gemilang dan berseri semarak.
Sebab milik-Mulah langit dan bumi, bagi-Mulah kerajaan, ya Tuhan.
Engkau unggul melampaui semua penguasa.

Pengantar

Ibadat di kenisah pun dapat disalahgunakan untuk mencari keuntungan. Yesus menentang hal itu. Tetapi para pemimpin rakyat membela mereka melawan Yesus. Kita semua dapat membantu menjaga gereja-gereja kita sebagai tempat berdoa, tempat di mana Tuhan bersabda kepada kita. Cara kita pergi ke gereja, cara kita mendengarkan sabda Tuhan, cara kita membawakan sabda Tuhan, akan membantu kita menemukan Tuhan secara lebih baik.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami yang mahakudus,
ajarilah kami menghadap Engkau
dan menyembah nama-Mu yang mahakudus,
agar dapat menemukan kedamaian
dalam segala tingkah laku kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – I Makabe 4:36-37.52-59
Kesetiaan pada perjanjian dilahirkan dalam upacara. Sesudah umat lama tidak dapat beribadat di bait suci dan digoda oleh para bangsa untuk mengingkari Tuhan, kini bait suci menjadi pusat agama lagi. Ibadat sejati memerlukan upacara lahiriah. Tetapi sebaliknya jangan sampai berhenti pada yang lahiriah belaka.

Mereka mentahbiskan mezbah
dan dengan sukacita mempersembahkan kurban.

Pembacaan dari Kitab Pertama Makabe:
Pada waktu itu Yudas Makabe serta saudara-saudara berkata, “Musuh kita sudah hancur. Baiklah kita pergi mentahirkan bait Allah dan mentahbiskannya kembali.” Setelah seluruh bala tentara dihimpun berangkatlah mereka ke Gunung Sion.

Dalam tahun 148, pada tanggal dua puluh lima bulan ke-9, yaitu bulan Kislew, pagi-pagi benar seluruh rakyat bangun untuk mempersembahkan kurban sesuai dengan hukum Taurat di atas mezbah kurban bakaran baru yang telah mereka buat. Tepat pada jam dan tanggal yang sama seperti waktu orang-orang asing mencemarkannya, mezbah itu ditahbiskan dengan kidung yang diiringi gambus, kecapi dan canang.

Maka meniaraplah segenap rakyat dan sujud menyembah, serta melambungkan pujian ke surga, kepada Dia yang memberi mereka hasil yang baik. Delapan hari lamanya perayaan pentahbisan mezbah itu dilangsungkan. Dengan sukacita dipersembahkanlah kurban bakaran, kurban keselamatan dan kurban pujian. Bagian depan bait Allah dihiasi dengan karangan-karangan keemasan dan utar-utar. Pintu-pintu gerbang dan semua balai diperbaharui dan pintu-pintu dipasang padanya. Segenap rakyat diliputi sukacita yang sangat besar. Sebab penghinaan yang didatangkan orang-orang asing itu sudah terhapus. Yudas serta saudara-saudaranya dan segenap umat Israel menetapkan sebagai berikut, ‘Perayaan pentahbisan mezbah itu tiap-tiap tahun harus dilangsungkan dengan sukacita dan kegembiraan delapan hari lamanya, tepat pada waktunya, mulai tanggal dua puluh lima bulan Kislew’.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – I Tawarikh 29:10-12d

Ref: Ya Tuhan, kami memuji nama-Mu yang agung.

Kidung:
 Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah Israel leluhur kami
dari kekal sampai kekal.

 Ya Tuhan, milik-Mulah kebesaran dan kejayaan,
kehormatan, kemasyhuran dan keagungan,
ya milik-Mulah segala yang ada di langit dan di bumi,
Ya Tuhan, milik-Mulah Kerajaan.

 Engkaulah yang tertinggi melebihi segala-galanya,
kekayaan dan kemuliaan berasal daripada-Mu.

 Engkaulah yang menguasai segala-galanya.
Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan,
dalam tangan-Mulah kuasa
untuk memperluas dan memperkokoh kerajaan.

BAIT PENGANTAR INJIL Yoh 10:27

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan;
Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 19:45-48
Ajaran Yesus dihubungkan dengan bait suci. Sabda hukum dulu disimpan dalam tabut perjanjian, dan kini di bait suci. Kelak hal ini masih akan dijelaskan. Kebiasaan itu dilanjutkan Kristus. Demikianlah Ia hadir di tengah-tengah umat manusia. Dengan demikian Tuhan selalu dimohon menyampaikan sabda selama hidupnya. Maka bait suci menjadi rumah doa.

Rumah-Ku telah kalian jadikan sarang penyamun.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus tiba di Yerusalem dan masuk ke bait Allah. Maka mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ. Ia berkata, “Ada tertulis: Rumahku adalah rumah doa. Tetapi kalian telah menjadikannya sarang penyamun!” Tiap-tiap hari Yesus mengajar di bait Allah. Para imam kepala dan ahli Taurat serta orang-orang terkemuka bangsa Israel berusaha membinasakan Yesus. Tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami di surga,
berkenanlah mengadakan perjamuan di tengah-tengah kami
dan kami akan merasa puas,
asal Engkau berada di tengah-tengah kami.
Demi Kristus, ….

Antifon Komuni – Lukas- 19:46

 Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa.
Tetapi kamu telah menjadikannya sarang penyamun.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami di surga,
Engkau telah menghimpun kami di dalam Gereja,
yang berdoa serta mengabdi kepada-Mu
dengan perantaraan Yesus Utusan-Mu.
Perkenankanlah kami siap sedia
menerima sabda Perintah-Nya dan memelihara tempat
bagi siapa pun yang mencari Engkau.
Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.

Tinggalkan Balasan