Rabu Pekan Adven III, 16 Desember 2015

Antifon Pembukaan – lih. Habakuk 2:3; I Korintus 4:5

 Tuhan akan datang dan tidak akan terlambat.
Ia akan menerangi yang tersembunyi dalam kegelapan,
dan menyatakan diri-Nya kepada segala bangsa.

Pengantar

Mencari bukti nyata dan pemecahan yang pasti merupakan upaya insani. Namun, banyak persoalan nyata dalam kehidupan yang takkan mendapat pemecahan pasti. Menjadi orang beriman berarti terus-menerus belajar menduga-duga yang luar biasa pada manusia, dunia, dan peristiwa-peristiwa.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahakuasa,
semoga menjelang kedatangan Putra-Mu
kami dikuatkan untuk hidup beriman sekarang ini,
dan kelak dikurniai hidup abadi.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Yesaya 45:6b-8.18.21b-25
Tuhan menyatakan diri-Nya sebagai satu-satunya Allah yang menciptakan segala sesuatu. Tetapi, Ia bersabda dengan penuh kasih sayang. Siapa pun harus mengerti dan mengakui bahwa kekuatan dan kemenangan hanya ada pada Tuhan. Sebab, keadilan-Nya turun dari langit bagaikan hujan dan embun.

Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:
Beginilah firman Tuhan, “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap. Akulah yang memberikan kebahagiaan dan mendatangkan kemalangan. Akulah Tuhan yang membuat semuanya ini.

Hai langit, teteskanlah keadilan dari atas, dan baiklah awan-awan mencurahkannya. Baiklah bumi membuka diri, dan bertunaskan keselamatan serta menumbuhkan keadilan. Akulah Tuhan yang menciptakan semuanya ini.”

Sebab beginilah firman Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi. Dialah Allah yang membentuk dan menjadikan serta menegakkan bumi; yang menciptakan bumi bukan supaya kosong, melainkan supaya didiami orang; beginilah firman-Nya, “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain. Akulah Tuhan! Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain Aku. Allah yang adil dan juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku. Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain. Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: Semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, sambil berkata, Hanya dalam Tuhanlah keadilan dan kekuatan. Semua orang yang telah bangkit amarahnya terhadap Dia akan datang kepada-Nya dan mendapat malu. Tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah dalam Tuhan.”

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 85:9a-14; R: Yes 45:8

Ref: Hai langit, teteskanlah keadilan, hai awan, curahkanlah keadilan.

Masmur:
 Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah!
Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai
kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya?
Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa,
dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.

 Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
dan keadilan akan merunduk dari langit.

 Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan,
dan negeri kita akan memberikan hasil.
Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya,
dan damai akan menyusul di belakang-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL lh. Yes 40:9-10

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Nyaringkanlah suaramu, hai pembawa kabar baik,
Lihat, Tuhan Allah datang dengan kekuatan.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 7:19-23
Persoalan yang ditanyakan oleh murid-murid Yohanes kepada Yesus masih tetap merupakan persoalan kita: Apakah Yesus dan murid-murid-Nya sudah jelas?Jawaban Yesus tampaknya mengecewakan. Warta gembira-Nya tampak pada tanda-tanda yang dilakukan oleh-Nya terhadap orang-orang buta, lumpuh, kusta, miskin, dan mati. Yang dapat melihat itu, takkan merasa kecewa.

Katakanlah kepada Yohanes apa yang kalian lihat dan kalian dengar.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Yohanes memanggil dua orang muridnya, dan menyuruh mereka bertanya kepada Yesus, “Tuankah yang ditunggu kedatangannya, atau haruskah kami menantikan seorang lain?” Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus mereka berkata, “Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya, “Tuankah yang ditunggu kedatangannya, atau haruskah kami menantikan seorang lain?”

Pada saat itu Yesus sedang menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat; dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta. Maka Yesus menjawab, “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kalian lihat dan kalian dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa mahabaik,
semoga persembahan ini
senantiasa diunjukkan kepada-Mu.
Kiranya oleh persembahan ini
rencana karya penyelamatan terlaksana sepenuhnya.
Demi Kristus, Tuhan ….

Antifon Komuni – Yesaya 40:10; 34:5

 Lihatlah, Tuhan datang dengan kekuasaan
dan akan menerangi para abdi-Nya.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami,
semoga sakramen ini membersihkan kami
dari segala dosa dan kekurangan,
dan mempersiapkan kami
menghadapi hari raya mendatang.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi Minggu 6 juni 2021: Tubuh dan Darah Kristus (HR)

Menghayati Ekaristi dalam hidupKebersamaan yang mau diperkembangkan oleh Kristus di antar umat manusia, membawa mereka …

Leave a Reply