JUMAT, 17 November 2017: Santa Elisabet dari Hongaria (biarawati, 1207-1231)

Antifon Pembukaan –Mat 25:34.36.40

Marilah kalian yang diberkati oleh Bapa-Ku. Sebab Aku sakit dan kalian mengunjungi Aku.
Sungguh Aku bersabda kepadamu: Apa saja yang kalian lakukan bagi saudara-Ku yang terhina sekalipun, itu kalian lakukan bagi-Ku.

Kata Pengantar

Setelah berkeluarga dalam waktu singkat, Elisabet kehilangan suaminya, yaitu seorang hertog di Turingen. Kematian suami itu menjadi permulaan jalan salibnya. Ia diusir dari istana dan tiga orang anaknya dirampas orang. Tetapi dengan tabah perlakuan di luar perikemanusiaan itu diterimanya. Kekayaan yang masih ada padanya dibagi-bagikannya kepada orang miskin. Ia menjadi anggota Ordo ketiga Santo Fransiskus dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan.

Doa Pembukaan

Marilah berdoa:
Allah Bapa para yatim piatu,
Santa Elisabet melihat dan menghormati Kristus dalam diri kaum miskin.
Semoga karena doa dan teladannya kami pun melayani orang malang dan papa dengan cinta kasih sejati.
Demi Yesus Kristus,…

Bacaan I – Kebijaksanaan 13:1-9
Penulis Kitab Kebijaksanaan menerangkan, bahwa dari keindahan ciptaan kita dapat mengakui keindahan penciptanya, yaitu Allah sendiri. Kemajuan ilmu pengetahuan dewasa ini memang menunjukkan hal itu kepada para ahli. Adapun tugas kita mengenal dunia ialah harus memandang semuanya itu sebagai anugerah, pemberian, tetapi juga sebagai tantangan.

Jika mereka mampu menyelidiki jagat raya,
mengapa mereka tidak menemukan penguasa semuanya itu?

Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan:
Sungguh tolol karena kodratnya semua orang yang tidak mengenal Allah sama sekali; mereka yang tidak mampu mengenal Dia yang ada dari barang-barang yang kelihatan! Walaupun berhadapan dengan karya-karya-Nya mereka tidak mengenal Senimannya. Sebaliknya yang mereka anggap sebagai allah penguasa jagad raya ialah api atau angin atau pun badai, gugusan bintang-bintang atau air yang bergelora, atau pun penerang-penerang yang ada di langit.

Jika dengan menikmati keindahannya mereka sampai menganggapnya allah, maka seharusnya mereka mengerti betapa lebih mulianya Penguasa kesemuanya itu. Sebab Bapa dari keindahan itulah yang menciptakannya. Jika mereka sampai terpesona oleh kuasa dan daya, maka seharusnya mereka menjadi insyaf karenanya, betapa lebih kuasanya Pembentuk semuanya itu. Sebab orang dapat mengenal Pencipta dengan membanding-bandingkan kebesaran dan keindahan ciptaan-ciptaan-Nya.

Namun demikian dalam hal ini mereka hanya sedikit saja salahnya, sebab mungkin mereka hanya tersesat, tetapi mereka mencari Allah dan berusaha menemukan-Nya. Karena sibuk mengamat-amati karya-karya Allah dan menyelidikinya, mereka hanya terpukau oleh apa yang mereka lihat, sebab memang indahlah semua yang kelihatan itu. Tetapi bagaimanapun mereka tidak dapat dimaafkan. Sebab jika mereka mampu mengetahui sebanyak itu, sehingga dapat menyelidiki jagat raya, mengapa mereka tidak terlebih dahulu menemukan Penguasa semuanya itu?

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 19:2-5

Ref: Langit menceritakan kemuliaan Allah.

Mazmur:
 Langit menceritakan kemuliaan Allah,
dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya;
hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain,
dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya
kepada malam berikut.

 Meskipun tidak berbicara,
dan tidak memperdengarkan suara,
namun di seluruh burni bergaunglah gemanya,
dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL Luk 21:28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah mendekat.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 17:26-37
Air bah, musnahnya Sodom dan hancur leburnya Yerusalem menjadi gambaran akhir zaman. Lukas mengambil gambaran itu untuk memperingatkan kita, jangan sampai kita membangun tempat kediaman tetap di dunia ini. Dunia hanya untuk sementara waktu saja. Kita menuju hidup yang lain.

Kapan Anak Manusia akan menyatakan diri.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula kelak pada hari Anak Manusia. Pada zaman Nuh itu orang-orang makan dan minum, kawin dan dikawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera. Lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

Demikian pula yang terjadi pada zaman Lot. Mereka makan dan minum, membeli dan menjual, menanam dan membangun, sampai pada hari Lot keluar dari Sodom. Lalu turunlah hujan api dan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua. Demikianlah halnya kelak pada hari Anak Manusia menyatakan diri.

Pada hari itu barangsiapa sedang ada di peranginan di atas rumah, janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang di dalam rumah. Demikian pula yang sedang berada di ladang, janganlah ia pulang. Ingatlah akan isteri Lot! Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

Aku berkata kepadamu: Pada malam itu kalau ada dua orang di atas ranjang, yang satu akan dibawa dan yang lain ditinggalkan. Kalau ada dua orang wanita yang sedang bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.”

Para murid lalu bertanya, “Di mana, Tuhan?” Yesus menjawab, “Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa yang mahamurah,
terimalah kiranya persembahan umat-Mu yang mengenangkan karya cinta kasih Putera-Mu, yang dilanjutkan oleh Santa Elisabet dengan setia.
Semoga hati kami Kaukobarkan dengan cinta kasih, sehingga karya-Mu dewasa ini tetap berlangsung.
Demi Kristus, …

Antifon Komuni –Yoh 15:13

Tiada cinta kasih yang lebih besar daripada cinta kasih orang, yang menyerahkan nyawanya untuk sahabatnya.

Doa Penutup

Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih,
semoga berkat kekuatan santapan suci ini kami dapat mengikuti teladan Santa Elisabet.
Ia mengabdi Engkau tanpa kenal lelah dan menanamkan cinta kasih nyata di tengah umat-Mu.
Demi Kristus,…

Renungan Hari ini: Paradigma Benar, Tindakan Benar (Renungan KAMIS 17 November 2016: Peringatan Wajib Santa Elisabet dari Hongaria Oleh FR MARUDUT XAVERIUS NAINGGOLAN)….Klik di sini!!

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply