Selasa Pekan Biasa XXXI, 7 November 2017

Antifon Pembukaan – Roma 12:5

 Bersama-sama kita semua merupakan satu tubuh dalam Kristus.
Tetapi masing-masing kita adalah anggota yang tergantung satu sama lain.

Pengantar

Setiap orang mempunyai bakat dan kesempatannya sendiri. Mengembangkan semuanya itu pada tempatnya guna kepentingan sesama merupakan salah satu tugas terpenting tubuh Kristus. Cinta kasih tulus mencari cara dan saat yang tepat untuk menyapa orang. Maka ia akan duduk bersama kita pada perjamuan Kerajaan Allah. Sebab, orang suka dijamu orang yang gembira. Itulah ciri khas kristiani dalam perayaan Ekaristi.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa kami, sumber sukacita sejati,
baruilah kiranya kami
dengan semangat saling melayani sesama.
Semoga segala tingkah laku kami
selalu membuat bahagia dan gembira sesama.
Demi Yesus Kristus, ….

Bacaan Pertama – Roma 12:5-16a
Kesatuan tubuh Kristus berdasarkan ‘pergaulan kita dengan orang-orang biasa’. Mereka masing-masing menerima anugerah dan bakat. Penggunaannya hendaknya serba sederhana, tanpa menyombongkan diri. Bila demikian maka kita ikut serta membangun Gereja.

“Kita masing-masing adalah anggota satu sama lain.”

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, kita ini, walaupun banyak, merupakan satu tubuh dalam Kristus, masing-masing adalah anggota satu sama lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita. Jika karunia itu untuk bernubuat, baiklah kita bernubuat sesuai dengan iman kita. Jika untuk melayani, baiklah kita melayani. Jika untuk mengajar, baiklah kita mengajar. Jika untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia membagi-bagi dengan hati yang ikhlas. Siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia memimpin dengan rajin. Siapa yang menunjukkan kemurahan hati, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Kasihmu janganlah pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kalian saling menaruh kasih sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah kerajinanmu berkurang, hendaklah rohmu bernyala-nyala, dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah dalam doa. Bantulah orang-orang kudus dalam kekurangan dan berusahalah selalu memberi tumpangan!

Berkatilah orang yang menganiaya kalian! Berkatilah dan jangan mengutuk! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis. Hendaklah kalian sehati sebudi dalam hidupmu bersama. Janganlah kalian memikirkan yang muluk-muluk, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 131:1.2.3

Ref: Tuhan, lindungilah aku dalam damai-Mu.

Mazmur:
 Tuhan, aku tidak tinggi hati,
dan tidak memandang dengan sombong;
aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar
atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

 Sungguh, aku telah menenangkan dan mendirikan jiwaku;
seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya,
ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

 Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel,
dari sekarang sampai selama-lamanya!

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 11:28

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Datanglah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat.
Aku akan memberi kelegaan kepada kalian.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Lukas 14:15-24
Para undangan perjamuan banyak rewelnya. Kalau dipanggil Allah, segera saja punya dalih dan minta ditangguhkan, padahal jawaban yang sederhana ‘sanggup’ berarti memasukkan kita ke dalam bangsa surgawi.

“Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk,
karena rumahku harus penuh.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi. Sementara perjamuan berlangsung, seorang dari tamu-tamu berkata kepada Yesus. “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”

Tetapi Yesus berkata kepadanya, “Ada seorang mengadakan perjamuan besar. Ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan, ‘Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.’ Tetapi mereka semua minta dimaafkan.

Yang pertama berkata, ‘Aku baru membeli ladang dan harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata, ‘Aku baru membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan.’ Yang lain lagi berkata, ‘Aku baru saja menikah, dan karena itu aku tidak dapat datang.’

Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semua itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya, ‘Pergilah segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan cacat, orang-orang buta dan lumpuh.’ Kemudian hamba itu melaporkan, ‘Tuan, apa yang Tuan perintahkan sudah dilaksanakan. Sekalipun demikian, masih ada tempat.’ Maka tuan itu berkata, ‘Pergilah ke semua jalan dan persimpangan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahku harus penuh.’

Sebab aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari para undangan itu akan menikmati jamuan-Ku.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa kami di surga,
undanglah kiranya kami mengikuti perjamuan
dan berilah kiranya kami Roh Yesus Putra-Mu,
yang telah mengurbankan hidup-Nya
demi kebahagiaan dan keselamatan kami.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Roma 12:16

 Hendaklah kalian sehati sebudi dalam hidupmu bersama.
Janganlah kalian memikirkan yang tinggi-tinggi,
tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara sederhana.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa kami di surga,
Putra-Mu telah Kauutus dan telah datang,
agar semua orang dapat ikut menikmati kedamaian.
Jadikanlah kami orang-orang yang peduli akan sesama
dengan berlaku lemah lembut dan ramah tamah,
suka memaafkan serta menaruh belas kasih.
Demi Kristus, ….

About

Check Also

Ekaristi KAMIS BIASA XXXI, 5 November 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 105:4-5  Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan …

Leave a Reply