SENIN BIASA XI, 19 Juni 2017

Antifon Pembukaan – Mazmur 98:3cd

 Segala ujung bumi telah melihat keselamatan
yang datang dari Allah kita.

Pengantar

Bila orang lain mendapat kesulitan, kita lebih mudah menolong daripada bila kita sendiri yang mengalami. Kelemah-lembutan injili bukanlah tugas yang mudah. Dengan kejujurannya, Paulus melaksanakan: kesabaran, kemurnian pandangan, kebaikan hati, semangat kesucian dan cinta kasih yang tulus. Namu, ganjaran insaninya: penjara.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa sumber sukacita kami,
Semoga kami selalu patuh setia pada kabar sukacita-Mu,
Dan ajarilah kami kiranya mengabdikan.
Segala yang ada pada kami
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan I – II Korintus 6:1-10
Paulus minta agar rahmat Tuhan yang sudah diterima jangan sampai sia-sia. Kita diajak hidup sebagai hamba Allah dengan Roh Kristus dan cinta kasih tulus, patuh setia kepada sabda kebenaran serta mengandalkan bantuannya.

Dalam segala hal kami menunjukkan bahwa kami ini pelayan Allah.”

Saudara-saudara, sebagai teman-teman sekerja, kami nasihati kalian, janganlah sia-siakan kasih karunia yang telah kalian peroleh dari Allah. Sebab Allah bersabda, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan dikau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Camkanlah, sekarang inilah saat perkenanan itu! Hari inilah keselamatan itu! Dalam segala hal kami tidak memberi alasan seorang pun tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami ini pelayan Allah, yaitu dalam menahan dengan penuh kesabaran segala penderitaan, kesesakan dan kesukaran, dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berpayah-payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa; dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik; dalam mewartakan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan baik untuk menyerang ataupun untuk bertahan; ketika dihormati atau dihina; ketika diumpat atau dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun terpercaya; sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, namun tetap hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati; sebagai orang yang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, padahal kami memiliki segala sesuatu.

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, 

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

Ayat. (Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4; Ul:2b)

1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 5:12a

S: Alleluya.
U: Alleluya.
S: Sabda-Mu adalah pelita bagi kakiku, dan cahaya bagi jalanku.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 5:38-42
Pepatah yang disebut dalam kutipan ini sudah kita kenal, tetapi biasanya tidak kita lakukan. Cinta kasih kepada musuh memang tidak mudah dilaksanakan.

Jangan melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.“.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Dalam kotbah di bukit, Yesus berkata, “Kalian mendengar, bahwa dahulu disabdakan, ‘Mata ganti mata; gigi ganti gigi.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu. Bila orang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Bila engkau dipaksa mengantarkan seseorang berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berikanlah kepada orang apa yang dimintanya, dan jangan menolak orang yang mau meminjam sesuatu dari padamu.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa sumber kebahagiaan,
Berkat roti anggur ini ajarilah kami
Memahami dan menghayati semangat Putra-Mu.
Yang telah mengurbankan segala-galanya
Demi kebahagiaan kami semua.
Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Mat 5:39

 Janganlah melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa mahabaik,
Ajarilah kami hidup sederhana,
Yang menjadi tanda kebenaran.
Berilah kami keberanian untuk mengorbankan diri,
Demi kebahagiaan sesama.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About

Check Also

Ekaristi Minggu 6 juni 2021: Tubuh dan Darah Kristus (HR)

Menghayati Ekaristi dalam hidupKebersamaan yang mau diperkembangkan oleh Kristus di antar umat manusia, membawa mereka …

Leave a Reply