Ekaristi Senin Biasa XI, 15 Juni 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 5:3
Perhatikanlah seruanku minta tolong,
Ya Allah dan Rajaku,
Sebab kepada-Mulah aku berdoa.

Pengantar

I Sejarah Raja Ahab dengan Nabot, orang kecil, setiap kali terulang. Pembesar-pembesar menghisap keuntungan dari si papa. Injil meminta kebalikannya. Bila orang menampar pipi kananmu, janganlah membalas, tetapi berikanlah pipi kirimu.

Doa Pembukaan

I Marilah bedoa:
Allah Bapa kami yang maha pengasih,
Ajarilah kami memahami arti keadilan,
Dan melaksanakan cinta kasih.
Seperti contoh yang diberikan Yesus Putra-Mu terkasih.
Yang hidup ….

Bacaan I – I Raja-Raja 21:1-16

Ceritanya sudah tua sekali, tetapi masih tetap aktual: Raja Ahab dengan Nabot. Karena orang kecil tidak mau menurut, maka ia disingkirkan. Di dalam sejarah peristiwa semacam itu diulang-ulang. Mungkin kita sendiri pernah pula mengalaminya

"Nabot dilempari batu sampai mati."

Nabot, seorang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria . Berkatalah Ahab kepada Nabot, “Berikanlah kepadaku kebun anggurmu itu, supaya kujadikan kebun sayur sebab letaknya dekat rumahku. Sebagai gantinya akan kuberikan kebun anggur yang lebih baik, atau jika engkau lebih suka, akan kubayar harga kebun itu dengan uang.” Jawab Nabot kepada Ahab, “Semoga Tuhan mencegah aku memberikan milik pusaka leluhurku kepadamu.” Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati. Ia gusar karena perkataan Nabot, orang Yizreel itu, “Aku takkan memberikan milik pusaka leluhurku kepadamu.” Maka berbaringlah raja di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya; ia tidak mau makan. Lalu datanglah Izebel, isterinya, dan berkata kepadanya, “Apa sebabnya hatimu kesal, sehingga engkau tidak makan?” Jawab Ahab kepadanya, “Sebab aku telah berkata kepada Nabot, orang Yizreel itu, ‘Berikanlah kepadaku kebun anggurmu dengan bayaran uang atau jika engkau lebih suka, aku akan memberikan kepadamu kebun anggur sebagai gantinya.’ Tetapi sahutnya, ‘Tidak akan kuberikan kepadamu kebun anggurku itu’.” Kata Izebel, isterinya, kepadanya, “Bukankah engkau yang menjadi raja atas Israel ? Bangunlah, makanlah, dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu.” Izebel lalu menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka yang diam sekota dengan Nabot. Dalam surat itu ditulisnya demikian, “Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat. Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan mereka harus naik saksi menghadap dia, dengan mengatakan, ‘Engkau telah mengutuk Allah dan raja’. Sesudah itu bawalah dia keluar dan lemparilah dia dengan batu sampai mati.” Para tua-tua dan pemuka yang tinggal sekota dengan Nabot melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada mereka. Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat. Kemudian datanglah dua orang, yakni orang-orang dursila itu, lalu duduk menghadapi Nabot. Orang-orang dursila itu naik saksi terhadap Nabot di depan rakyat, katanya, “Nabot telah mengutuk Allah dan raja.” Sesudah itu mereka membawa Nabot ke luar kota , lalu melempari dia dengan batu sampai mati. Kemudian mereka menyuruh orang melaporkan kepada Izebel, “Nabot sudah dilempari batu sampai mati.” Segera sesudah mendengar, bahwa Nabot sudah dilempari batu sampai mati, berkatalah Izebel kepada Anab, “Bangunlah, ambillah kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu, menjadi milikmu, karena Nabot yang menolak memberikannya kepadamu dengan bayaran uang, sudah tidak hidup lagi; ia sudah mati.” Ketika Ahab mendengar, bahwa Nabot sudah mati, ia segera bangun dan pergi ke kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu, untuk mengambil kebun itu menjadi miliknya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ref. Indahkanlah keluh kesahku, ya Tuhan.
Ayat. (Mzm 5:2-3.5-6.7; Ul: 2b)

  1. Berilah telinga kepada perkataanku, ya Tuhan, indahkanlah keluh kesahku. Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.
  2. Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
  3. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 5:12a

S: Alleluya.
U: Alleluya.
S: Sabda-Mu adalah pelita bagi kakiku, dan cahaya bagi jalanku.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 5:38-42

Pepatah yang disebut dalam kutipan ini sudah kita kenal, tetapi biasanya tidak kita lakukan. Cinta kasih kepada musuh memang tidak mudah dilaksanakan.

“Jangan melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.”

Dalam kotbah di bukit, Yesus berkata, “Kalian mendengar, bahwa dahulu disabdakan, ‘Mata ganti mata; gigi ganti gigi.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu. Bila orang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Bila engkau dipaksa mengantarkan seseorang berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berikanlah kepada orang apa yang dimintanya, dan jangan menolak orang yang mau meminjam sesuatu dari padamu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Doa Persiapan

I Allah Bapa Raja damai,
Sebagai bekal perjalanan
Berilah kami rejeki dan minuman
Yang membawa sukacita, yaitu Putra-Mu sendiri,
Yang menuntun kami memasuki kedamaian-Mu.
Sebab dialah ….

Antifon Komuni – Mazmur 5:39
Janganlah melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.
Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu,
Berikanlah pipi kirimu.

Doa Sesudah KomuniI Marilah berdoa:
Allah Bapa maha pengasih,
Kami mengucap syukur
Karena telah menerima hukum baru
Dari Yesus Mesias.
Semoga kami berani melaksanakannya
Dengan kata-kata dan tingkah laku kami.
Demi Kristus, ….

About gema

Check Also

Ekaristi JUMAT, 3 JULI 2020 PESTA SANTO TOMAS RASUL

  Tomas adalah salah satu dari keduabelas rasul Yesus. Namanya dalam bahasa Syria berarti “kembar”. …

Leave a Reply