JUMAT BIASA II, 20 JANUARI 2017

Antifon Pembukaan – Masmur 85:11-12

 Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
    keadilan dan keselamatan akan berpelukan.
    Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
    dan keadilan akan turun dari langit.

Pengantar

Yesus datang membawa sesuatu yang baru sama sekali. Ia mencamkan hukum-Nya dalam batin orang dan memberinya hati yang baru. Para murid menyadari hal itu. Sesudah kebangkitan Yesus mereka menjadi orang lain. Mereka memberi kesaksian tentang Yesus, “Ia hidup! Kami telah melihat Dia!” Gereja bertumpu pada kesaksian para rasul.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahasetia,
melalui Yesus Putra-Mu terkasih
Engkau mengikat Perjanjian Baru
yang kekal dan tetap dengan kami.
Kami mohon, semoga kami memahami Engkau
dan selalu bersyukur memuji Engkau,
Allah dan Bapa kami.
Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

Bacaan Pertama – Ibrani 8:6-13

Perjanjian Baru yang dinubuatkan Yeremia terlaksana pada diri Yesus. Maka baru sama sekali, sebab ditulis dalam hati. Bagi Tuhan yang batiniah lebih berharga dari yang lahiriah. Maka keyakinanlah yang baku. Memang, dasar agama terletak pada pertemuan manusia dengan Allah secara pribadi.

Kristus menjadi pengantara perjanjian yang lebih agung.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, sekarang Yesus telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.

Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacad, tidak akan ada tempat untuk yang kedua. Allah sudah menyadarkan mereka akan cacad itu ketika Ia berkata, “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah sabda Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang Kuadakan dengan nenek moyang mereka, yakni waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka ke luar dari tanah Mesir. Mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku itu, maka Aku menolak mereka,” demikian sabda Tuhan. “Tetapi sekarang, inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel: Aku akan menaruh hukum-Ku dalarn akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka menjadi umat-Ku. Mereka tidak akan lagi mengajar sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar atau pun kecil, akan mengenal Aku. Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.” Dengan memaklumkan perjanjian yang baru ini, Allah menyatakan bahwa perjanjian yang pertama itu tidak berlaku lagi; dan apa yang sudah tidak berlaku dan telah menjadi usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Mazmur 85:8.10.11-12.13-14

Ref: Kasih dan kesetiaan akan bertemu.

Mazmur:

 Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan,
    dan berilah kami keselamatan-Mu
    Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa,
    dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.

 Kasih dan kesetiaan akan bertemu,
    keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan.
    Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,
    dan keadilan akan rnerunduk dari langit.

 Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraaan,
    dan negeri kita akan memberikan hasil.
    Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya,
    dan damai akan menyusul di belakang-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL – 2 Kor 5:19

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Dalam diri Kristus Allah mendamaikan dunia dengan Diri-Nya
    dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Markus 3:13-19

Yesus memilih siapa yang dikehendaki-Nya. Dan pemilihan itu termasuk penting dalam hidup-Nya. Kedua belas murid itu akan mengikuti-Nya sebagai rasul, sebab rakyat dan para pemimpin menolak Dia. Kedua belas rasul itulah yang akan melanjutkan karya-Nya, bila tugas-Nya di dunia sudah selesai. Gereja muda menganggap pemilihan itu permulaan sejarah dan panggilannya.

Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk menyertai Dia.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia, untuk diutus-Nya memberitakan Injil, dan untuk menerima dari Dia kuasa mengusir setan. Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, yang keduanya Ia beri nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh; selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa maha penyayang,
jadikanlah kami murid-murid Putra-Mu
dan curahkanlah Roh-Nya kepada kami,
bila kami menyantap roti dan anggur ini,
bila kami menjadi warga Perjanjian-Mu.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Antifon Komuni – Markus 3:14

 Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya,
    menetapkan mereka untuk menyertai Dia,
    dan untuk diutus sebagai pewarta Injil.

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa, sumber kedamaian,
kami bersyukur telah menerima sabda kedamaian
melalui rasul-rasul-Mu.
Semoga kami bersedia mewartakannya
dalam segala tingkah laku kami.
Demi Kristus, Tuhan dan ….

Renungan hari ini: Dipanggil Sama Dengan Diutus (Renungan Jumat, 20 Januari 2017 Oleh Fr. Jon Mezer Manullang)….Klik disini!!

About

Check Also

Ekaristi Minggu 6 juni 2021: Tubuh dan Darah Kristus (HR)

Menghayati Ekaristi dalam hidupKebersamaan yang mau diperkembangkan oleh Kristus di antar umat manusia, membawa mereka …

Leave a Reply