Ekaristi JUMAT XVIII, 7 Agustus 2020

Antifon Pembukaan – Ulangan 32:39

 Lihatlah, Akulah Tuhan. Tiada Allah lain kecuali Aku.
Aku yang mematikan, Aku pulalah yang menghidupkan

Pengantar

Membangun kerajaan yang megah dan menguasai dunia bagi Tuhan bukanlah kepastian kebahagiaan dan kesejahteraan. Hal itu berlaku bagi kerajaan-kerajaan seperti Niniwe pada masa lampau, dan ternyata berlaku pula bagi setiap pengikut Kristus. Jalan salib dan pengingkaran diri merupakan satu-satunya jalan menuju hidup sejati.

Doa Pembukaan

Marilah bedoa:
Allah Bapa mahakuasa dan kekal,
semoga kami mengenal jalan yang harus kami lalui,
agar dapat bertemu dengan Dikau.
Berkenanlah bersabda melalui Dia,
yang menunjukkan kerajaan-Mu di tengah-tengah kami,
ialah Yesus Mesias, Tuhan dan pengantara kami,
yang ….

Bacaan Pertama – Nahum 1:15; 2:2; 3:1-3.6-7
Dengan nada keras Nahum menjatuhkan nubuat malapetaka Niniwe yang menggemur Israel. Kata-kata yang agak ganjil bagi kita ini menggambarkan iman kepada Tuhan, yang memegang nasib umat manusia.

“Celakalah kota penumpah darah!”

Pembacaan dari Nubuat Nahum:
Lihatlah! Di atas gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. Rayakanlah pesta-pestamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu! Sebab orang dursila takkan datang lagi menyerang engkau; ia telah dilenyapkan sama sekali!

Sungguh, Tuhan memulihkan kebanggaan Yakub, seperti kebanggaan Israel; sebab perusak telah merusakkannya dan telah membinasakan carang-carangnya.

Celakalah kota penumpah darah itu! Kota itu seluruhnya dusta belaka penuh dengan barang rampasan, dan tak henti-hentinya menerkam! Dengar, lecut cambuk dan derak-derik roda! Dengar, kuda lari berderap, dan kereta meloncat-loncat! Pasukan berkuda menyerang, pedang bernyala-nyala dan tombak berkilat-kilat! Banyak yang mati terbunuh dan bangkai bertimbun-timbun! Mayat tidak habis-habisnya, orang-orang jatuh tersandung pada mayat.

Aku akan melemparkan aib ke atasmu, akan menghina engkau dan akan membuat engkau menjadi tontonan. Maka semua orang yang melihat engkau akan lari meninggalkan dikau, serta berkata, ‘Niniwe sudah hancur! Siapakah yang meratapi dia? Dari manakah aku akan mencari pelipur lara untuk dia?’

Demikianlah sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Tanggapan – Ulangan 32:35cd-36ab.39abcd.41

Ref. Tuhanlah yang mematikan,
Tuhan pulalah yang menghidupkan.

Mazmur:

 Dekatlah sudah hari bencana bagi orang-orang jahat,
dan segera datanglah apa yang telah disediakan bagi mereka.
Sebab Tuhan akan memberi keadilan kepada umat-Nya,
dan akan merasa sayang akan hamba-hamba-Nya.

 Lihatlah sekarang bahwa Akulah Tuhan
Tiada allah kecuali Aku.
Akulah yang mematikan, Aku pulalah yang menghidupkan.
Aku telah meremukkan, tetapi Aku pulalah yang menyembuhkan.

 Apabila Aku mengasah pedang-Ku yang berkilat-kilat,
apabila tangan-Ku menjalankan penghukuman,
maka Aku membalas dendam kepada lawan-Ku,
dan mengadakan pembalasan kepada yang membenci Aku.

BAIT PENGANTAR INJIL Mat 5:10

S: Alleluya. U: Alleluya.
S: Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan,
sebab bagi merekalah Kerajaan Allah.
U: Alleluya.

Bacaan Injil – Matius 16:24-28
Sesudah Petrus ditegur karena pandangannya mengenai Mesias yang tidak tepat. Yesus minta kepada para murid agar mengikuti Dia menempuh jalan salib. Pamrih dan kepentingan diri harus ditinggalkan, agar dapat menemukan hidup. Lewat sengsara dan maut kita dapat mencapai kemuliaan.

“Setiap orang akan dibalas setimpal dengan perbuatannya.”

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya dan mengikuti Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, akan kehilangan nyawanya. Tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya bagi seseorang jika ia memperoleh seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya? Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat-Nya. Pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya. Aku berkata kepadamu: Sungguh, di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai raja dalam kerajaan-Nya.”

Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus

Doa Persembahan

Allah Bapa mahakudus,
semoga kami selalu siap siaga
mengikuti Putra-Mu terkasih,
setiap kali mengikuti jamuan kurban atas nama-Nya,
setiap kali memuji syukur
mengenangkan hidup,
wafat dan kebangkitan-Nya.
Sebab Dialah ….

Antifon Komuni – Matius 16:26

 Apa gunanya bagi seseorang, jika ia memperoleh seluruh dunia,
namun kehilangan nyawanya?
Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Doa Sesudah Komuni

Marilah berdoa:
Allah Bapa, sumber kebahagiaan,
kami bersyukur atas sabda dan salib
yang Kaugunakan untuk menunjukkan jalan kedamaian,
untuk memberikan semangat dan keteguhan hati
mau mengusahakan kedamaian dan keadilan bagi semua orang.
Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

About

Check Also

Ekaristi SELASA BIASA XXV, 22 September 2020

Antifon Pembukaan – Mazmur 119:34  Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang hukum-Mu; dengan …

Leave a Reply